GM27 ~ Sebelum Liga 1 bergulir, para peserta Liga berlomba-lomba mempersiapkan timnya dengan baik. Dimulai dari sisi kekuatan tim hingga manajerial bisnis yang merupakan komponen penting untuk keberlangsungan tim dalam mengarungi Liga. Kali ini sedikit membahas nonteknis, yaitu tingkat professionalitas sebuah tim.

Mr. Presiden Persebaya, Azrul Ananda kali ini memberikan sedikit ilmu dan menunjukkan apa yang sedang beliau dan jajaran manajemen lakukan untuk timnya saat ini. Dalam diskusi atau kuliah umum yang dipresentasikan Azrul di sebuah Universitas di Surabaya beberapa waktu lalu yaitu tentang Sepakbola Profesional Modern standar USA. Maklum pengusaha muda anak dari Dahlan Iskan ini dulunya memang lama mengenyam studi di Amerika Serikat, jadi beliau paham dan mengerti bagaimana tim bisa dikatakan professional dengan standar di negara tersebut.

Beberapa kriteria standar tersebut ialah yang pertama “Fans Equity“. Sebuah klub bisa dikatakan besar jika mempunyai basis suporter banyak. Hal ini tentu akan mampu membantu menghidupi klub itu sendiri. Dengan cara membeli tiket pertandingan (tidak menjebol pagar). Kontribusi selanjutnya dengan membeli original merchandise klub. Kedua hal tersebut sejatinya menjadi komponen penggerak klub yang paling nyata selain dari sponsorship.

Selanjutnya ialah “Social Equity“. Klub selain memiliki pendukung banyak juga harus memiliki interaksi kuat dengan fans di jejaring media sosial. Entah dalam hal memberi info tentang berita terbaru dan perkembangan klub maupun segala kegiatan yang berhubungan dengan fans. Tentu dalam hal ini klub dan fans mempunyai pengaruh kuat di media sosial minimal di negara itu sendiri.

Terakhir yaitu “Away Equity“. Di Amerika klub bisa dikatakan professional jika tim itu mempunyai pengaruh besar di liga suatu negara. Sebuah contoh ketika klub tersebut menjalani laga away ke kota lain yang atmosfir pendukung dan penduduknya minim, setelah tim itu datang suasana bisa jadi hidup baik dari segi atmosfer maupun perputaran ekonomi. Hal itu terjadi karena pendukung tim tuan rumah antusias memadati stadion karena ingin melihat timnya bertanding melawan tim kebanggaanmu yang mempunyai fans dan nama besar.

Dari sekian hal tersebut diatas, Persebaya dan pendukungnya patut berbangga mempunyai seorang CEO yang mempunyai orieantasi dan mindset berkelas internasional. Semoga hal baik akan selalu dilakukan Mr. Presiden dan jajarannya demi tim Persebaya yang mandiri dan berprestasi. Wani

 44 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini